Beranda » Paylater

Bukan Pinjol! 10 Paylater dari Bank Resmi OJK 2026 dengan Bunga Rendah dan Limit Besar

Butuh dana fleksibel tanpa ribet urus kartu , tapi takut terjebak pinjol ilegal? Kekhawatiran itu wajar, mengingat maraknya layanan pinjaman online yang berkedok paylater dengan bunga mencekik.

Nah, kabar baiknya, sejak OJK menerbitkan POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan pada 15 Desember 2025, bank umum kini punya landasan hukum resmi untuk menyelenggarakan layanan Buy Now Pay Later. Artinya, ada alternatif paylater yang jauh lebih aman, transparan, dan diawasi ketat oleh regulator.

Isu yang sering beredar soal bunga paylater bank setinggi pinjol ternyata tidak akurat. Berdasarkan data resmi dari masing-masing bank, bunga paylater perbankan justru lebih kompetitif, mulai dari 0% hingga maksimal 2,5% flat per bulan.

Simak panduan lengkap dari desapadalarang.com berikut ini untuk mengetahui 10 bank dengan layanan paylater terbaik 2026 beserta perbandingan bunga, limit, dan cara pengajuannya.

Perbedaan Paylater Bank dan Paylater Fintech

Sebelum memilih layanan, penting memahami perbedaan mendasar antara paylater dari bank dan fintech. Keduanya sama-sama legal selama terdaftar di OJK, tapi mekanisme pengawasan dan tingkat keamanannya berbeda.

Paylater bank berada langsung di bawah pengawasan OJK sebagai lembaga perbankan, sementara paylater fintech diawasi melalui skema Lending atau perusahaan pembiayaan. Dari sisi keamanan data, bank umum terikat perbankan nasional dan Bank Indonesia yang lebih ketat.

Berikut perbandingan singkatnya.

Aspek Paylater Bank Paylater Fintech
Pengawasan OJK (regulasi perbankan) OJK (P2P Lending/Pembiayaan)
Bunga 0% – 2,5% flat/bulan 0% – 2,95% flat/bulan
Limit Maksimal Rp20 juta – Rp200 juta Rp5 juta – Rp50 juta
Syarat Utama Nasabah bank terkait KTP + data digital
Keamanan Data Standar perbankan nasional + BI Standar ISO (bervariasi)

Tabel di atas merupakan perbandingan umum dan dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan.

10 Bank Resmi OJK dengan Paylater Terbaik 2026

10 Bank Resmi OJK dengan Paylater Terbaik 2026

Berikut daftar lengkap 10 bank yang menyediakan layanan paylater dengan limit besar dan bunga bersaing. Data dikompilasi berdasarkan informasi resmi dari masing-masing bank per awal 2026.

1. BCA Paylater

💳 BCA Paylater
PlatformAplikasi myBCA
LimitRp500.000 – Rp20.000.000
Bunga0% (1 bulan) | Hingga 2% flat/bulan (3-12 bulan)
Tenor1, 3, 6, 12 bulan
PenggunaanTransaksi QRIS di semua merchant

BCA Paylater menjadi salah satu layanan paling diminati berkat jaringan QRIS yang luas dan proses aktivasi maksimal 24 jam. Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menyampaikan bahwa produk ini dirancang untuk nasabah yang belum memiliki kartu kredit namun butuh fleksibilitas cicilan.

Kelebihan:

  • Bunga 0% untuk tenor 1 bulan
  • Bisa digunakan di semua merchant QRIS
  • Tanpa biaya admin bulanan

Kekurangan:

  • Hanya untuk nasabah BCA
  • Limit awal relatif kecil (Rp1-5 juta untuk pengguna baru)
  • Tidak bisa dicairkan sebagai uang tunai

2. Livin’ Paylater (Bank Mandiri)

💳 Livin’ Paylater by Mandiri
PlatformAplikasi Livin’ by Mandiri
LimitHingga Rp20.000.000
Bunga0% (tenor 1 dan 3 bulan)
Tenor1, 3, 6, 12 bulan
PenggunaanQRIS + Mitra Livin’ Sukha

Pesaing ketat BCA dengan keunggulan bunga 0% hingga tenor 3 bulan. Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto, menyatakan layanan ini ditujukan bagi nasabah terpilih yang memenuhi kriteria tertentu.

Kelebihan:

  • Bunga 0% hingga 3 bulan
  • Terintegrasi jutaan merchant QRIS
  • Fitur auto debet menghindari keterlambatan

Kekurangan:

  • Hanya untuk nasabah terpilih (invited only)
  • Denda keterlambatan cukup tinggi (4% per bulan)
Baca Juga:  Telat Bayar TikTok PayLater, Denda Bisa 6% Per Bulan! Begini Solusi dan Cara Restrukturisasi

3. BRI Ceria

💳 Ceria by BRI
PlatformAplikasi Ceria (Android)
LimitRp500.000 – Rp50.000.000
Bunga1,42% – 1,99% flat/bulan
Tenor1, 3, 6, 9, 12 bulan
PenggunaanE-commerce mitra + Tarik tunai

BRI Ceria menjadi satu-satunya paylater bank yang menyediakan fitur tarik tunai ke rekening. Direktur Konsumer BRI, Handayani, menyampaikan bahwa limit Ceria ditingkatkan hingga Rp50 juta untuk nasabah tertentu seiring pesatnya pertumbuhan pengguna.

Kelebihan:

  • Limit tertinggi di antara paylater bank (Rp50 juta)
  • Tersedia fitur tarik tunai
  • Proses persetujuan kurang dari 10 menit

Kekurangan:

  • Hanya tersedia untuk Android
  • Merchant mitra masih terbatas

4. Jenius Paylater (Bank BTPN)

💳 Jenius Paylater + Flexi Cash
PlatformAplikasi Jenius
LimitRp500.000 – Rp200.000.000
BungaMulai dari 1,90% per bulan
Tenor1 – 60 bulan
PenggunaanQRIS, Jenius Pay, Split Pay

Jenius menawarkan dua produk kredit terintegrasi, yaitu Paylater dan Flexi Cash, dengan limit bersama hingga Rp200 juta. Fleksibilitas tenor hingga 60 bulan menjadi keunggulan utama yang tidak dimiliki paylater bank lain.

Kelebihan:

  • Limit tertinggi hingga Rp200 juta (Flexi Cash)
  • Tenor paling panjang hingga 60 bulan
  • Pencairan dana bisa di hari yang sama

Kekurangan:

  • Hanya untuk nasabah terpilih
  • Ada biaya bulanan Rp15.000

5. DBS Paylater (digibank)

💳 DBS Paylater / Instan
Platformdigibank by DBS
LimitHingga Rp200.000.000
BungaMulai dari 0,88% per bulan
TenorHingga 36 bulan
PenggunaanKonsumtif (belanja, travel, dll)

DBS Indonesia melalui digibank menawarkan bunga paling rendah di daftar ini, mulai dari 0,88% per bulan dengan limit hingga Rp200 juta. Cocok untuk kebutuhan konsumtif dengan nominal besar.

Kelebihan:

  • Bunga terendah di antara paylater bank
  • Limit sangat besar hingga Rp200 juta
  • Proses approval cepat

Kekurangan:

  • Syarat lebih ketat
  • Tidak semua nasabah mendapat penawaran

6. OCTO Loan (CIMB Niaga)

💳 OCTO Loan by CIMB Niaga
PlatformOCTO Mobile / OCTO Clicks
LimitHingga Rp10.000.000
Bunga2,5% flat/bulan
Tenor1, 3, 6, 12 bulan
PenggunaanQRIS, Kartu Debit, Transfer Dana

OCTO Loan menawarkan fleksibilitas tinggi karena limit bisa digunakan untuk transaksi QRIS, belanja kartu debit, hingga transfer ke rekening lain. Sistem revolving membuat limit otomatis kembali setelah pelunasan.

Kelebihan:

  • Bisa transfer dana ke rekening lain
  • Pelunasan lebih awal tanpa penalti
  • Pengajuan full digital

Kekurangan:

  • Limit maksimal relatif kecil (Rp10 juta)
  • Bunga lebih tinggi dibanding kompetitor

7. PermataCicilan (Bank Permata)

💳 PermataCicilan
PlatformPermataMobile X
LimitSesuai analisa bank
BungaKompetitif (sesuai profil nasabah)
Tenor3, 6, 12 bulan
PenggunaanMerchant online dan offline

Bank Permata menyediakan layanan cicilan digital melalui PermataMobile X yang terintegrasi dengan berbagai merchant. Proses sepenuhnya digital tanpa perlu ke cabang.

Kelebihan:

  • Bisa digunakan online dan offline
  • Proses digital tanpa ke cabang

Kekurangan:

  • Informasi limit dan bunga tidak dipublikasikan detail
  • Hanya untuk nasabah Permata

8. OCBC NISP Paylater

💳 OCBC NISP Paylater
PlatformONe Mobile
LimitSesuai analisa bank
BungaKompetitif
PenggunaanTransaksi digital via ONe Mobile

OCBC NISP menyediakan fasilitas kredit digital melalui ONe Mobile untuk nasabah terpilih. Layanan ini terintegrasi langsung dengan ekosistem perbankan OCBC NISP sehingga memudahkan pengelolaan keuangan.

Kelebihan:

  • Integrasi penuh dengan ONe Mobile
  • Keamanan standar perbankan internasional

Kekurangan:

  • Hanya untuk nasabah terpilih
  • Detail produk belum banyak dipublikasikan

9. UOB TMRW Paylater

💳 UOB TMRW Paylater
PlatformUOB TMRW App
LimitSesuai analisa bank
BungaKompetitif
PenggunaanBerbagai merchant partner

UOB Indonesia melalui aplikasi TMRW menawarkan pengalaman digital banking modern dengan paylater untuk nasabah terpilih. Keunggulan utamanya ada pada UX aplikasi yang intuitif dan jaringan merchant partner yang terus bertambah.

Kelebihan:

  • Digital experience modern
  • Jaringan merchant partner luas

Kekurangan:

  • Detail limit dan bunga belum transparan
  • Terbatas untuk nasabah terpilih

10. Allo Bank Paylater

💳 Allo Paylater
PlatformAllo Bank App
LimitSesuai analisa bank
BungaKompetitif dengan promo berkala
PenggunaanEkosistem CT Corp (Transmart, dll)
Baca Juga:  Telat Bayar Shopee PayLater 1 Hari, Apakah Langsung Kena Denda dan Masuk SLIK OJK

Allo Bank sebagai bagian dari ekosistem CT Corp sangat kuat di sektor ritel offline, terutama di Transmart dan jaringan restoran terkait. Proses pendaftaran sangat cepat dan sering selesai dalam hitungan menit.

Kelebihan:

  • Banyak promo diskon di merchant CT Corp
  • Proses approval instan
  • Gratis biaya admin bulanan

Kekurangan:

  • Merchant di luar ekosistem CT Corp masih terbatas
  • UI/UX aplikasi terkadang kurang intuitif

Tabel Perbandingan 10 Paylater Bank 2026

Untuk memudahkan pemilihan, berikut ringkasan perbandingan seluruh paylater bank dalam satu tabel.

Bank Limit Maks Bunga/Bulan Tenor Keunggulan Utama
BCA Rp20 juta 0% – 2% 1-12 bln QRIS luas, aktivasi mudah
Mandiri Rp20 juta 0% – 1,5% 1-12 bln Bunga 0% tenor 3 bulan
BRI Ceria Rp50 juta 1,42% – 1,99% 1-12 bln Limit tertinggi, ada tarik tunai
Jenius (BTPN) Rp200 juta Mulai 1,9% 1-60 bln Tenor terpanjang
DBS Rp200 juta Mulai 0,88% 1-36 bln Bunga terendah
CIMB Niaga Rp10 juta 2,5% 1-12 bln Bisa transfer dana
Permata Sesuai analisa Kompetitif 3-12 bln Integrasi PermataMobile X
OCBC NISP Sesuai analisa Kompetitif Bervariasi ONe Mobile integration
UOB Sesuai analisa Kompetitif Bervariasi TMRW digital experience
Allo Bank Sesuai analisa Kompetitif Bervariasi Ekosistem CT Corp

Data di atas merupakan informasi umum per awal 2026 berdasarkan publikasi resmi masing-masing bank dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru.

Dasar Hukum Paylater: POJK Nomor 32 Tahun 2025

Landasan hukum industri paylater di Indonesia kini semakin jelas. OJK telah menerbitkan POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later/BNPL) pada 15 Desember 2025.

Berdasarkan siaran pers OJK tanggal 24 Desember 2025, beberapa ketentuan pokok yang diatur antara lain:

  • BNPL hanya dapat diselenggarakan oleh Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan
  • Ditujukan untuk pembelian barang/jasa secara nontunai, tanpa agunan, dengan batas plafon tertentu
  • Penyelenggara wajib menerapkan prinsip kehati-hatian dan perlindungan
  • Melindungi data pribadi nasabah serta memberikan informasi yang jelas dan transparan

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menegaskan bahwa kewajiban keterbukaan informasi ini bertujuan agar konsumen dapat mengambil keputusan pembiayaan secara sadar dan bertanggung jawab.

Keuntungan dan Risiko Menggunakan Paylater Bank

Memilih paylater dari bank memberikan sejumlah keunggulan, tapi tetap ada risiko yang perlu dipahami. Berikut rangkumannya.

Keuntungan:

  • Keamanan data terjamin sesuai standar perbankan nasional dan regulasi Bank Indonesia
  • Bunga lebih kompetitif, bahkan ada yang 0% untuk tenor pendek
  • Limit lebih besar karena bank memiliki modal lebih kuat
  • Terintegrasi langsung dengan rekening , memudahkan pengelolaan keuangan
  • Reputasi teruji dengan rekam jejak panjang di industri jasa keuangan

Risiko yang perlu diwaspadai:

  • Denda keterlambatan bervariasi antara 3-4% per bulan dari tagihan tertunggak
  • Riwayat pembayaran dilaporkan ke , gagal bayar akan mempengaruhi untuk pengajuan KPR atau kredit lainnya
  • Kemudahan akses bisa mendorong perilaku konsumtif berlebihan
  • Keterlambatan pada satu produk bisa membuat seluruh fasilitas kredit diblokir sementara
  • Mayoritas paylater bank tidak bisa dicairkan tunai, dan praktik gesek tunai (gestun) adalah tindakan ilegal

Tips Bijak Menggunakan Paylater Bank

Agar tidak menjadi beban finansial, beberapa hal penting perlu diperhatikan saat menggunakan paylater.

  1. Gunakan untuk kebutuhan produktif atau mendesak, bukan sekadar keinginan konsumtif
  2. Pastikan total cicilan bulanan tidak melebihi 30% dari penghasilan, termasuk semua cicilan yang sedang berjalan
  3. Pilih tenor pendek dan manfaatkan promo bunga 0% untuk tenor 1-3 bulan jika memungkinkan
  4. Bayar tepat waktu dan aktifkan fitur autodebet agar tidak lupa
  5. Jangan ajukan paylater di banyak platform sekaligus dalam waktu singkat karena akan menurunkan skor kredit
  6. Pantau penggunaan limit secara berkala melalui aplikasi, jangan biarkan limit terpakai mendekati batas maksimal

Cara Cek Legalitas Paylater di OJK

Sebelum menggunakan layanan paylater manapun, pastikan legalitasnya terlebih dahulu. Ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan.

  1. Cek di website OJK melalui ojk.go.id untuk melihat daftar lembaga jasa keuangan berizin
  2. Kirim pesan WhatsApp ke nomor resmi OJK: 081-157-157-157
  3. Telepon layanan konsumen OJK di nomor 157 pada jam kerja (Senin-Jumat, 08.00-17.00 WIB)
  4. Perhatikan ciri paylater legal: menampilkan logo OJK, transparan soal biaya dan bunga, tidak meminta akses berlebihan ke kontak atau galeri ponsel
Baca Juga:  Cara Mencairkan Limit Shopee PayLater ke Rekening, DANA, dan OVO Terbaru 2026

Waspada Penipuan dan Kontak Layanan Resmi

Maraknya paylater ilegal mengharuskan masyarakat lebih waspada. Jangan pernah melayani pihak yang meminta transfer uang untuk aktivasi limit, meminta kode OTP, atau menawarkan limit besar tanpa verifikasi.

Jika mengalami masalah atau menemukan indikasi penipuan, segera hubungi layanan berikut.

Lembaga Kontak Keterangan
OJK 157 / 081-157-157-157 (WA) / [email protected] Pengaduan dan cek legalitas
BCA 1500888 (Halo BCA) Layanan nasabah 24 jam
Bank Mandiri 14000 (Mandiri Call) Layanan nasabah
BRI 14017 / 1500017 Contact BRI
Jenius (BTPN) 1500365 / [email protected] Jenius Help
CIMB Niaga 14041 CIMB Niaga Call
Kominfo aduankonten.id Pelaporan aplikasi ilegal

Untuk pengaduan online ke OJK, kunjungi portal resmi di kontak157.ojk.go.id/appkpublicportal/Pengaduan.

Penutup

Paylater dari bank menjadi alternatif pembiayaan digital yang jauh lebih aman dibanding pinjol ilegal. Dengan landasan hukum POJK 32/2025 yang sudah jelas, konsumen mendapat perlindungan hukum yang lebih kuat saat menggunakan layanan ini.

Meskipun menawarkan banyak kemudahan, penggunaan paylater tetap harus disesuaikan dengan kemampuan bayar. Jangan sampai kemudahan akses kredit justru menjadi jebakan konsumtif.

Seluruh informasi dalam artikel ini bersifat umum berdasarkan data resmi masing-masing bank per awal 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru. Selalu verifikasi informasi terkini melalui situs resmi bank atau aplikasi mobile banking sebelum mengajukan paylater. Semoga panduan ini membantu dalam memilih layanan paylater yang tepat. Terima kasih sudah membaca, semoga keputusan finansial yang diambil selalu membawa keberkahan.


FAQ Seputar Paylater Bank

Tidak. Paylater bank diterbitkan dan diawasi langsung oleh OJK sebagai produk perbankan, sementara pinjol (pinjaman online) beroperasi melalui skema P2P Lending. Paylater bank memiliki standar keamanan data dan bunga yang umumnya lebih kompetitif.

Berdasarkan data per awal 2026, DBS Paylater melalui digibank menawarkan bunga mulai dari 0,88% per bulan. Sementara untuk bunga 0%, BCA dan Mandiri menyediakan promo tenor pendek 1-3 bulan tanpa bunga.

Sebagian besar tidak bisa. Namun, BRI Ceria menyediakan fitur tarik tunai ke rekening, dan Jenius Flexi Cash juga memungkinkan pencairan dana. OCTO Loan dari CIMB Niaga bisa digunakan untuk transfer ke rekening lain.

Keterlambatan akan dikenakan denda sekitar 3-4% per bulan dari tagihan tertunggak. Selain itu, riwayat pembayaran dilaporkan ke SLIK OJK sehingga gagal bayar akan mempengaruhi skor kredit untuk pengajuan KPR atau pinjaman lain di masa depan.

Cek melalui situs resmi ojk.go.id, kirim pesan WhatsApp ke 081-157-157-157, atau hubungi layanan konsumen OJK di nomor 157 pada jam kerja. Paylater legal biasanya menampilkan logo OJK dan transparan soal biaya.

Ya. Semua riwayat paylater bank tercatat di SLIK OJK. Jika pembayaran lancar, justru bisa memperbaiki skor kredit. Sebaliknya, tunggakan atau gagal bayar akan menurunkan skor dan mempersulit pengajuan KPR atau kredit lainnya.

Adelia Sukmawati, S.Ak., M.Sc., CFP®jpg
Editor dan Pengawas at Desa Keuangan 
 [email protected] 
 Lihat Profil Lengkap

Adelia Sukmawati adalah pengawas perbankan aktif di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan pengalaman hampir 10 tahun, meraih beasiswa penuh OJK untuk M.Sc. Business & Finance di Warwick Business School, UK. Berlatar belakang akuntansi dari UGM, ia saat ini menjabat sebagai Junior Supervisor Pengawasan Institusi Efek di OJK. Di Desa Keuangan, Adelia mengawasi akurasi konten yang berkaitan dengan regulasi keuangan, investasi, dan pasar modal dari perspektif regulator langsung.