Butuh dana fleksibel tanpa ribet urus kartu kredit, tapi takut terjebak pinjol ilegal? Kekhawatiran itu wajar, mengingat maraknya layanan pinjaman online yang berkedok paylater dengan bunga mencekik.
Nah, kabar baiknya, sejak OJK menerbitkan POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan BNPL pada 15 Desember 2025, bank umum kini punya landasan hukum resmi untuk menyelenggarakan layanan Buy Now Pay Later. Artinya, ada alternatif paylater yang jauh lebih aman, transparan, dan diawasi ketat oleh regulator.
Isu yang sering beredar soal bunga paylater bank setinggi pinjol ternyata tidak akurat. Berdasarkan data resmi dari masing-masing bank, bunga paylater perbankan justru lebih kompetitif, mulai dari 0% hingga maksimal 2,5% flat per bulan.
Simak panduan lengkap dari desapadalarang.com berikut ini untuk mengetahui 10 bank dengan layanan paylater terbaik 2026 beserta perbandingan bunga, limit, dan cara pengajuannya.
Perbedaan Paylater Bank dan Paylater Fintech
Sebelum memilih layanan, penting memahami perbedaan mendasar antara paylater dari bank dan fintech. Keduanya sama-sama legal selama terdaftar di OJK, tapi mekanisme pengawasan dan tingkat keamanannya berbeda.
Paylater bank berada langsung di bawah pengawasan OJK sebagai lembaga perbankan, sementara paylater fintech diawasi melalui skema P2P Lending atau perusahaan pembiayaan. Dari sisi keamanan data, bank umum terikat regulasi perbankan nasional dan Bank Indonesia yang lebih ketat.
Berikut perbandingan singkatnya.
| Aspek | Paylater Bank | Paylater Fintech |
|---|---|---|
| Pengawasan | OJK (regulasi perbankan) | OJK (P2P Lending/Pembiayaan) |
| Bunga | 0% – 2,5% flat/bulan | 0% – 2,95% flat/bulan |
| Limit Maksimal | Rp20 juta – Rp200 juta | Rp5 juta – Rp50 juta |
| Syarat Utama | Nasabah bank terkait | KTP + data digital |
| Keamanan Data | Standar perbankan nasional + BI | Standar ISO (bervariasi) |
Tabel di atas merupakan perbandingan umum dan dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan.
10 Bank Resmi OJK dengan Paylater Terbaik 2026

Berikut daftar lengkap 10 bank yang menyediakan layanan paylater dengan limit besar dan bunga bersaing. Data dikompilasi berdasarkan informasi resmi dari masing-masing bank per awal 2026.
1. BCA Paylater
| 💳 BCA Paylater | |
|---|---|
| Platform | Aplikasi myBCA |
| Limit | Rp500.000 – Rp20.000.000 |
| Bunga | 0% (1 bulan) | Hingga 2% flat/bulan (3-12 bulan) |
| Tenor | 1, 3, 6, 12 bulan |
| Penggunaan | Transaksi QRIS di semua merchant |
BCA Paylater menjadi salah satu layanan paling diminati berkat jaringan QRIS yang luas dan proses aktivasi maksimal 24 jam. Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menyampaikan bahwa produk ini dirancang untuk nasabah yang belum memiliki kartu kredit namun butuh fleksibilitas cicilan.
Kelebihan:
- Bunga 0% untuk tenor 1 bulan
- Bisa digunakan di semua merchant QRIS
- Tanpa biaya admin bulanan
Kekurangan:
- Hanya untuk nasabah BCA
- Limit awal relatif kecil (Rp1-5 juta untuk pengguna baru)
- Tidak bisa dicairkan sebagai uang tunai
2. Livin’ Paylater (Bank Mandiri)
| 💳 Livin’ Paylater by Mandiri | |
|---|---|
| Platform | Aplikasi Livin’ by Mandiri |
| Limit | Hingga Rp20.000.000 |
| Bunga | 0% (tenor 1 dan 3 bulan) |
| Tenor | 1, 3, 6, 12 bulan |
| Penggunaan | QRIS + Mitra Livin’ Sukha |
Pesaing ketat BCA dengan keunggulan bunga 0% hingga tenor 3 bulan. Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto, menyatakan layanan ini ditujukan bagi nasabah terpilih yang memenuhi kriteria tertentu.
Kelebihan:
- Bunga 0% hingga 3 bulan
- Terintegrasi jutaan merchant QRIS
- Fitur auto debet menghindari keterlambatan
Kekurangan:
- Hanya untuk nasabah terpilih (invited only)
- Denda keterlambatan cukup tinggi (4% per bulan)
3. BRI Ceria
| 💳 Ceria by BRI | |
|---|---|
| Platform | Aplikasi Ceria (Android) |
| Limit | Rp500.000 – Rp50.000.000 |
| Bunga | 1,42% – 1,99% flat/bulan |
| Tenor | 1, 3, 6, 9, 12 bulan |
| Penggunaan | E-commerce mitra + Tarik tunai |
BRI Ceria menjadi satu-satunya paylater bank yang menyediakan fitur tarik tunai ke rekening. Direktur Konsumer BRI, Handayani, menyampaikan bahwa limit Ceria ditingkatkan hingga Rp50 juta untuk nasabah tertentu seiring pesatnya pertumbuhan pengguna.
Kelebihan:
- Limit tertinggi di antara paylater bank (Rp50 juta)
- Tersedia fitur tarik tunai
- Proses persetujuan kurang dari 10 menit
Kekurangan:
- Hanya tersedia untuk Android
- Merchant mitra masih terbatas
4. Jenius Paylater (Bank BTPN)
| 💳 Jenius Paylater + Flexi Cash | |
|---|---|
| Platform | Aplikasi Jenius |
| Limit | Rp500.000 – Rp200.000.000 |
| Bunga | Mulai dari 1,90% per bulan |
| Tenor | 1 – 60 bulan |
| Penggunaan | QRIS, Jenius Pay, Split Pay |
Jenius menawarkan dua produk kredit terintegrasi, yaitu Paylater dan Flexi Cash, dengan limit bersama hingga Rp200 juta. Fleksibilitas tenor hingga 60 bulan menjadi keunggulan utama yang tidak dimiliki paylater bank lain.
Kelebihan:
- Limit tertinggi hingga Rp200 juta (Flexi Cash)
- Tenor paling panjang hingga 60 bulan
- Pencairan dana bisa di hari yang sama
Kekurangan:
- Hanya untuk nasabah terpilih
- Ada biaya bulanan Rp15.000
5. DBS Paylater (digibank)
| 💳 DBS Paylater / KTA Instan | |
|---|---|
| Platform | digibank by DBS |
| Limit | Hingga Rp200.000.000 |
| Bunga | Mulai dari 0,88% per bulan |
| Tenor | Hingga 36 bulan |
| Penggunaan | Konsumtif (belanja, travel, dll) |
DBS Indonesia melalui digibank menawarkan bunga paling rendah di daftar ini, mulai dari 0,88% per bulan dengan limit hingga Rp200 juta. Cocok untuk kebutuhan konsumtif dengan nominal besar.
Kelebihan:
- Bunga terendah di antara paylater bank
- Limit sangat besar hingga Rp200 juta
- Proses approval cepat
Kekurangan:
- Syarat lebih ketat
- Tidak semua nasabah mendapat penawaran
6. OCTO Loan (CIMB Niaga)
| 💳 OCTO Loan by CIMB Niaga | |
|---|---|
| Platform | OCTO Mobile / OCTO Clicks |
| Limit | Hingga Rp10.000.000 |
| Bunga | 2,5% flat/bulan |
| Tenor | 1, 3, 6, 12 bulan |
| Penggunaan | QRIS, Kartu Debit, Transfer Dana |
OCTO Loan menawarkan fleksibilitas tinggi karena limit bisa digunakan untuk transaksi QRIS, belanja kartu debit, hingga transfer ke rekening lain. Sistem revolving membuat limit otomatis kembali setelah pelunasan.
Kelebihan:
- Bisa transfer dana ke rekening lain
- Pelunasan lebih awal tanpa penalti
- Pengajuan full digital
Kekurangan:
- Limit maksimal relatif kecil (Rp10 juta)
- Bunga lebih tinggi dibanding kompetitor
7. PermataCicilan (Bank Permata)
| 💳 PermataCicilan | |
|---|---|
| Platform | PermataMobile X |
| Limit | Sesuai analisa bank |
| Bunga | Kompetitif (sesuai profil nasabah) |
| Tenor | 3, 6, 12 bulan |
| Penggunaan | Merchant online dan offline |
Bank Permata menyediakan layanan cicilan digital melalui PermataMobile X yang terintegrasi dengan berbagai merchant. Proses sepenuhnya digital tanpa perlu ke cabang.
Kelebihan:
- Bisa digunakan online dan offline
- Proses digital tanpa ke cabang
Kekurangan:
- Informasi limit dan bunga tidak dipublikasikan detail
- Hanya untuk nasabah Permata
8. OCBC NISP Paylater
| 💳 OCBC NISP Paylater | |
|---|---|
| Platform | ONe Mobile |
| Limit | Sesuai analisa bank |
| Bunga | Kompetitif |
| Penggunaan | Transaksi digital via ONe Mobile |
OCBC NISP menyediakan fasilitas kredit digital melalui ONe Mobile untuk nasabah terpilih. Layanan ini terintegrasi langsung dengan ekosistem perbankan OCBC NISP sehingga memudahkan pengelolaan keuangan.
Kelebihan:
- Integrasi penuh dengan ONe Mobile
- Keamanan standar perbankan internasional
Kekurangan:
- Hanya untuk nasabah terpilih
- Detail produk belum banyak dipublikasikan
9. UOB TMRW Paylater
| 💳 UOB TMRW Paylater | |
|---|---|
| Platform | UOB TMRW App |
| Limit | Sesuai analisa bank |
| Bunga | Kompetitif |
| Penggunaan | Berbagai merchant partner |
UOB Indonesia melalui aplikasi TMRW menawarkan pengalaman digital banking modern dengan paylater untuk nasabah terpilih. Keunggulan utamanya ada pada UX aplikasi yang intuitif dan jaringan merchant partner yang terus bertambah.
Kelebihan:
- Digital experience modern
- Jaringan merchant partner luas
Kekurangan:
- Detail limit dan bunga belum transparan
- Terbatas untuk nasabah terpilih
10. Allo Bank Paylater
| 💳 Allo Paylater | |
|---|---|
| Platform | Allo Bank App |
| Limit | Sesuai analisa bank |
| Bunga | Kompetitif dengan promo berkala |
| Penggunaan | Ekosistem CT Corp (Transmart, dll) |
Allo Bank sebagai bagian dari ekosistem CT Corp sangat kuat di sektor ritel offline, terutama di Transmart dan jaringan restoran terkait. Proses pendaftaran sangat cepat dan sering selesai dalam hitungan menit.
Kelebihan:
- Banyak promo diskon di merchant CT Corp
- Proses approval instan
- Gratis biaya admin bulanan
Kekurangan:
- Merchant di luar ekosistem CT Corp masih terbatas
- UI/UX aplikasi terkadang kurang intuitif
Tabel Perbandingan 10 Paylater Bank 2026
Untuk memudahkan pemilihan, berikut ringkasan perbandingan seluruh paylater bank dalam satu tabel.
| Bank | Limit Maks | Bunga/Bulan | Tenor | Keunggulan Utama |
|---|---|---|---|---|
| BCA | Rp20 juta | 0% – 2% | 1-12 bln | QRIS luas, aktivasi mudah |
| Mandiri | Rp20 juta | 0% – 1,5% | 1-12 bln | Bunga 0% tenor 3 bulan |
| BRI Ceria | Rp50 juta | 1,42% – 1,99% | 1-12 bln | Limit tertinggi, ada tarik tunai |
| Jenius (BTPN) | Rp200 juta | Mulai 1,9% | 1-60 bln | Tenor terpanjang |
| DBS | Rp200 juta | Mulai 0,88% | 1-36 bln | Bunga terendah |
| CIMB Niaga | Rp10 juta | 2,5% | 1-12 bln | Bisa transfer dana |
| Permata | Sesuai analisa | Kompetitif | 3-12 bln | Integrasi PermataMobile X |
| OCBC NISP | Sesuai analisa | Kompetitif | Bervariasi | ONe Mobile integration |
| UOB | Sesuai analisa | Kompetitif | Bervariasi | TMRW digital experience |
| Allo Bank | Sesuai analisa | Kompetitif | Bervariasi | Ekosistem CT Corp |
Data di atas merupakan informasi umum per awal 2026 berdasarkan publikasi resmi masing-masing bank dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru.
Dasar Hukum Paylater: POJK Nomor 32 Tahun 2025
Landasan hukum industri paylater di Indonesia kini semakin jelas. OJK telah menerbitkan POJK Nomor 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later/BNPL) pada 15 Desember 2025.
Berdasarkan siaran pers OJK tanggal 24 Desember 2025, beberapa ketentuan pokok yang diatur antara lain:
- BNPL hanya dapat diselenggarakan oleh Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan
- Ditujukan untuk pembelian barang/jasa secara nontunai, tanpa agunan, dengan batas plafon tertentu
- Penyelenggara wajib menerapkan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen
- Melindungi data pribadi nasabah serta memberikan informasi yang jelas dan transparan
Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menegaskan bahwa kewajiban keterbukaan informasi ini bertujuan agar konsumen dapat mengambil keputusan pembiayaan secara sadar dan bertanggung jawab.
Keuntungan dan Risiko Menggunakan Paylater Bank
Memilih paylater dari bank memberikan sejumlah keunggulan, tapi tetap ada risiko yang perlu dipahami. Berikut rangkumannya.
Keuntungan:
- Keamanan data terjamin sesuai standar perbankan nasional dan regulasi Bank Indonesia
- Bunga lebih kompetitif, bahkan ada yang 0% untuk tenor pendek
- Limit lebih besar karena bank memiliki modal lebih kuat
- Terintegrasi langsung dengan rekening tabungan, memudahkan pengelolaan keuangan
- Reputasi teruji dengan rekam jejak panjang di industri jasa keuangan
Risiko yang perlu diwaspadai:
- Denda keterlambatan bervariasi antara 3-4% per bulan dari tagihan tertunggak
- Riwayat pembayaran dilaporkan ke SLIK OJK, gagal bayar akan mempengaruhi skor kredit untuk pengajuan KPR atau kredit lainnya
- Kemudahan akses bisa mendorong perilaku konsumtif berlebihan
- Keterlambatan pada satu produk bisa membuat seluruh fasilitas kredit diblokir sementara
- Mayoritas paylater bank tidak bisa dicairkan tunai, dan praktik gesek tunai (gestun) adalah tindakan ilegal
Tips Bijak Menggunakan Paylater Bank
Agar tidak menjadi beban finansial, beberapa hal penting perlu diperhatikan saat menggunakan paylater.
- Gunakan untuk kebutuhan produktif atau mendesak, bukan sekadar keinginan konsumtif
- Pastikan total cicilan bulanan tidak melebihi 30% dari penghasilan, termasuk semua cicilan yang sedang berjalan
- Pilih tenor pendek dan manfaatkan promo bunga 0% untuk tenor 1-3 bulan jika memungkinkan
- Bayar tepat waktu dan aktifkan fitur autodebet agar tidak lupa
- Jangan ajukan paylater di banyak platform sekaligus dalam waktu singkat karena akan menurunkan skor kredit
- Pantau penggunaan limit secara berkala melalui aplikasi, jangan biarkan limit terpakai mendekati batas maksimal
Cara Cek Legalitas Paylater di OJK
Sebelum menggunakan layanan paylater manapun, pastikan legalitasnya terlebih dahulu. Ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan.
- Cek di website OJK melalui ojk.go.id untuk melihat daftar lembaga jasa keuangan berizin
- Kirim pesan WhatsApp ke nomor resmi OJK: 081-157-157-157
- Telepon layanan konsumen OJK di nomor 157 pada jam kerja (Senin-Jumat, 08.00-17.00 WIB)
- Perhatikan ciri paylater legal: menampilkan logo OJK, transparan soal biaya dan bunga, tidak meminta akses berlebihan ke kontak atau galeri ponsel
Waspada Penipuan dan Kontak Layanan Resmi
Maraknya paylater ilegal mengharuskan masyarakat lebih waspada. Jangan pernah melayani pihak yang meminta transfer uang untuk aktivasi limit, meminta kode OTP, atau menawarkan limit besar tanpa verifikasi.
Jika mengalami masalah atau menemukan indikasi penipuan, segera hubungi layanan berikut.
| Lembaga | Kontak | Keterangan |
|---|---|---|
| OJK | 157 / 081-157-157-157 (WA) / [email protected] | Pengaduan dan cek legalitas |
| BCA | 1500888 (Halo BCA) | Layanan nasabah 24 jam |
| Bank Mandiri | 14000 (Mandiri Call) | Layanan nasabah |
| BRI | 14017 / 1500017 | Contact BRI |
| Jenius (BTPN) | 1500365 / [email protected] | Jenius Help |
| CIMB Niaga | 14041 | CIMB Niaga Call |
| Kominfo | aduankonten.id | Pelaporan aplikasi ilegal |
Untuk pengaduan online ke OJK, kunjungi portal resmi di kontak157.ojk.go.id/appkpublicportal/Pengaduan.
Penutup
Paylater dari bank menjadi alternatif pembiayaan digital yang jauh lebih aman dibanding pinjol ilegal. Dengan landasan hukum POJK 32/2025 yang sudah jelas, konsumen mendapat perlindungan hukum yang lebih kuat saat menggunakan layanan ini.
Meskipun menawarkan banyak kemudahan, penggunaan paylater tetap harus disesuaikan dengan kemampuan bayar. Jangan sampai kemudahan akses kredit justru menjadi jebakan utang konsumtif.
Seluruh informasi dalam artikel ini bersifat umum berdasarkan data resmi masing-masing bank per awal 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru. Selalu verifikasi informasi terkini melalui situs resmi bank atau aplikasi mobile banking sebelum mengajukan paylater. Semoga panduan ini membantu dalam memilih layanan paylater yang tepat. Terima kasih sudah membaca, semoga keputusan finansial yang diambil selalu membawa keberkahan.
FAQ Seputar Paylater Bank
Tidak. Paylater bank diterbitkan dan diawasi langsung oleh OJK sebagai produk perbankan, sementara pinjol (pinjaman online) beroperasi melalui skema P2P Lending. Paylater bank memiliki standar keamanan data dan bunga yang umumnya lebih kompetitif.
Berdasarkan data per awal 2026, DBS Paylater melalui digibank menawarkan bunga mulai dari 0,88% per bulan. Sementara untuk bunga 0%, BCA dan Mandiri menyediakan promo tenor pendek 1-3 bulan tanpa bunga.
Sebagian besar tidak bisa. Namun, BRI Ceria menyediakan fitur tarik tunai ke rekening, dan Jenius Flexi Cash juga memungkinkan pencairan dana. OCTO Loan dari CIMB Niaga bisa digunakan untuk transfer ke rekening lain.
Keterlambatan akan dikenakan denda sekitar 3-4% per bulan dari tagihan tertunggak. Selain itu, riwayat pembayaran dilaporkan ke SLIK OJK sehingga gagal bayar akan mempengaruhi skor kredit untuk pengajuan KPR atau pinjaman lain di masa depan.
Cek melalui situs resmi ojk.go.id, kirim pesan WhatsApp ke 081-157-157-157, atau hubungi layanan konsumen OJK di nomor 157 pada jam kerja. Paylater legal biasanya menampilkan logo OJK dan transparan soal biaya.
Ya. Semua riwayat paylater bank tercatat di SLIK OJK. Jika pembayaran lancar, justru bisa memperbaiki skor kredit. Sebaliknya, tunggakan atau gagal bayar akan menurunkan skor dan mempersulit pengajuan KPR atau kredit lainnya.
Adelia Sukmawati adalah pengawas perbankan aktif di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan pengalaman hampir 10 tahun, meraih beasiswa penuh OJK untuk M.Sc. Business & Finance di Warwick Business School, UK. Berlatar belakang akuntansi dari UGM, ia saat ini menjabat sebagai Junior Supervisor Pengawasan Institusi Efek di OJK. Di Desa Keuangan, Adelia mengawasi akurasi konten yang berkaitan dengan regulasi keuangan, investasi, dan pasar modal dari perspektif regulator langsung.


